3 Tahun Membangun Bisnis Alfiah Collection

Dipublikasikan oleh Alfiah Collection pada

Tepat pada Agustus 2020, Alfiah Collection telah mencapai usianya yang ke-3 tahun. Alhamdulillah, di usianya yang mungkin masih belia, perkembangannya mulai terlihat ke permukaan. Bisnis yang dimiliki oleh seorang mahasiswi asal Banten ini didirikan pada 24 Agustus 2018 sebagai kado ulang tahunnya yang ke-19 saat itu. Awal mulanya ia membangun bisnis ini sebagai implementasi dari ilmu yang ia dapatkan di bangku kuliah. Dengan bermodalkan uang sebesar Rp. 2.000.000,- dari beasiswa PPA yang ia dapat, terciptalah sebuah bisnis yang bergerak pada bidang beauty and fashion.

Pada tahun pertama, Silvi Alfiah selaku pemilik bisnis ini mengaku hanya menjual barang dari produsen lain. Saat itu ia hanya menjadi jasa reseller dan marketer bagi produsen yang memiliki barang, lalu menjual kembali barangnya ke publik. Karena owner Alfiah Collection ini merupakan seorang aktivis yang giat di segala kegiatan ekstra, maka tak heran jika ia memiliki banyak relasi untuk memasarkan bisnisnya.

Benar saja, tahun pertama bisnis yang ia jalankan berkembang pesat. Bahkan hasil dari bisnisnya dapat mencukupi kebutuhannya sehari-hari, menabung, berinvestasi, dan tentunya untuk perkembangan bisnisnya ke depan.

Seperti perjalanan seseorang pada umumnya, Alfiah Collection pun mengalami proses naik turun yang tidak bisa dihindari. Jika di dalam sebuah bisnis kita mengenal istilah ‘lembah kematian’ atau keadaan di mana terjadi penurunan pendapatan, hilangnya kepercayaan konsumen, atau hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, maka hanya ada 2 hal yang dapat kita pilih :

  1. Bangkitkan bisnis yang kita punya dengan kreativitas dan inovasi baru tentunya. Lalu perkuat marketing serta tingkatkan kualitas produknya. Agar bisnis kita tetap dikenal masyarakat, sehingga menumbuhkan kepercayaan konsumen terhadap bisnis yang kita miliki. Atau jika tidak, kamu bisa memilih yang kedua ;
  2. Ketika sebuah bisnis sudah berada dalam lembah kematian dan tak ada daya serta inovasi baru dalam mengembangkannya, maka lambat laun bisnis yang sudah kita jalankan tidak didengar masyarakat lagi, konsumen tidak akan percaya lagi terhadap bisnis kita, dan tidak ada pilihan serta jalan keluar bagi pemilik bisnis untuk membinasakan bisnis yang telah ia bangun.

Di tahun kedua usianya, Alfiah Collection memulai untuk memproduksi barangnya sendiri. Ia mengeluarkan produk masker organik dengan nama Alfiah Beauty Cosmetics dan kerudung segiempat syar’I dengan nama Alfiah Hijab.

Lagi-lagi, produknya laku di pasaran sehingga memberikan keuntungan yang sangat luar biasa. Hampir 500pcs masker Alfiah Beauty Cosmetics dan 1000pcs Alfiah Hijab terjual pada awal launchingnya.

Selain fokus dalam bidang bisnis, Silvi Alfiah juga rutin mengeluarkan zakat, infaq, shadaqah atas nama bisnisnya setiap bulan. Ia ingin, keuntungan yang diperolehnya dapat bermanfaat juga bagi lingkungan di sekitarnya, sehingga memberikan keberkahan dalam rezeki yang ia dapat.

Seringkali orang-orang bertanya, apa tips memulai bisnis?

Menurut Silvi Alfiah, sangat mudah bagi seseorang untuk memulai sebuah bisnis. Betapa banyak orang yang memulai bisnisnya, tapi tidak berkembang seperti apa yang ia harapkan. Dan setiap ia melihat perkembangan bisnis orang lain, ia akan bertanya hal yang sama, yaitu “apa tipsnya?’.

Silvi Alfiah mengatakan kuncinya hanya 1, yaitu continue/istiqamah.

Tidak ada perjalanan seseorang yang mulus dan sesuai keinginannya. Tapi memulai sebuah bisnis artinya kamu memulai mencapai sebuah tujuan. Karena bisnis harus memiliki tujuan, agar kelangsungan bisnisnya berjalan dan terus berkembang.

Dan di tahun ketiga, Alfiah Collection yang mulanya memasarkan produknya via online, kini mulai memantapkan niat untuk membuat offline storenya. Pandai sekali memang owner ini membaca target pasar. Ia membuka offline storenya tepat 2 bulan sebelum Ramadan 1441 H. Ia mulai membeli segala keperluan toko dan memenuhi kebutuhan fashion masyarakat.

Benar saja, pendapatan Alfiah Collection selama bulan Ramadan 1441 H ditaksir hingga Rp. 15.000.000,-. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa bagi mahasiswi yang hanya memanfaatkan gadget sebagai media marketingnya.

Kini, Alfiah Collection seringkali disebut sebagai Toserba atau Toko Serba Ada oleh masyarakat. Perannya yang selalu berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat ini, memang sangat dirasakan keberadaannya. Silvi Alfiah berkata “Bisnis itu seperti merawat pohon. Kita beli bibitnya, ditanam di tempat yang baik, setiap hari harus disirami dengan air dan pupuk yang terbaik. Hingga akhirnya ia berkembang dan menjadi besar. Siapa yang memetik buahnya? Pemilik pohon bukan?”.

Kategori: Blog

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp WhatsApp us
%d blogger menyukai ini: